#23FashionDistrict It's show time !
 |
| DANJYOHIYOJI on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Baru saja minggu lalu tanggal 7,8,9 September 2018 diadakan Fashion Experience terbesar di kota Bandung. The 2nd #23FashionDistrict 2018 yang kali ini berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) bertepatan di Mall 23 Paskal Shopping Center Bandung. Acaranya ga tanggung-tanggung mulai dari Talkshow, Seminar, Trend Forecasting 2019/2020 dengan tema "SINGULARITY", Beauty Class bersama Viva Cosmetics, dan pastinya acara puncak yang paling ditunggu Fashion Show dari desainer-desainer ternama serta beberapa Fashion School Indonesia yang ga kalah kerennya.
Saat acara pembukaannya tanggal 7 September 2018 ada Yura Yunita nih guys, tapi sayangnya ga bisa dateng, jadi dateng di hari ke-2. Di hari ke-2 dimulai dari jam 10 siang ada acara Beauty Class bersama Viva Cosmetics sampai jam 15.30 WIB. Nah, acara berikutnya ini yang ditunggu-tunggu. Tapi sebelum masuk ke acara puncak kita jalan-jalan dulu, karena shownya mulai jam 4 sore. Setelah menunggu jam 4 sore, akhirnya kembalilah lagi ke atrium tempat acaranya digelar. Dari jauh hentakan beat musik DJ yang biasa dimainkan di acara fashion show seakan menarik para pengunjung yang lewat untuk melihat ke sekitar atrium.
Jam 4 tepat area seats fashion show sudah sesak oleh para pengujung yang datang, sudah tak sabar ingin menyaksikan acara puncak yang paling ditunggu. Sambil menunggu acara dimulai, para crew sibuk mondar mandir memastikan acara berjalan lancar, fotographer on position, dan DJ yang sedari tadi sudah memanjakan telinga para pengunjung dengan alunan musik upbeat yang asik.
 |
| Suasana menjelang Fashion Show day 2 #23FashionDistrict #23Paskal Bandung. (doc.pribadi) |
Tak berapa lama layar panggung menampilkan nama desainer partama yang akan tampil. Sorak sorai pengunjung pun pecah dengan teriak dan tepuk tangan meriah menyambut penampilan pertama dari SOFIE. SOFIE menampilkan 8 koleksinya dengan siluet-siluet asymetris bertumpuk yang terlihat dinamis, warna-warna gelap dengan motif geometris mempertegas kesan edgy dalam koleksinya.
 |
| SOFIE on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Di urutan ke-2 ada UP2DATE PLUS by Irma Mutiara yang menampilkan koleksi desain untuk para hijabers dengan warna-warna cerah dan ceria. Ada yang unik, sling bag yang terinspirasi dari cover Al-Quran menjadi steal point dalam koleksinya kali ini.
 |
| UP2DATE PLUS on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Berikutnya AMMALEE by Lia Mustafa menyajikan 7 rancangan bold colorfull dengan motif menyerupai patung Mbiss dari Papua atau motif unik dari Afrika. Sedikit kesan sporty dari penggunaan bahannya yang menyerupai bahan knit sweater dan sneakers.
 |
| AMMALEE on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Selanjutnya ada Dana Duryatna dengan judul koleksinya TRIBAL TEXTURE. Belum juga keluar rancangan yang dikenakan oleh para model, DJ mengubah musik progresive sebelumnya menjadi musik dengan irama yang membawa pengunjung seolah-olah berada di sebuah padalaman suku Afrika. Ternyata memang benar, baju-baju bergaya nomaden dengan aksen motif tribal sangat kental dalam koleksi ini. Warna khas natural merah terakota dan indigo, ditambah hairpiece fur dreamcatcher pada rambut yang benar-benar merepresentasikan wanita suku asli pedalaman.
 |
| DANA DURYATNA on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Setelah itu ada URBAN SPORTY by Selvi Daniaty yang kembali mengusung konsep modest fashion untuk para hijabers. Namun berbeda dengan sebelumnya, Urban Sporty ini lebih menargetkan wanita muda dengan karakter yang aktif dan sporty. Warna-warna cerah, bold, dengan aksen list yang menjadi vocal point sangat berkesan gaya hidup dinamis di tengah kota metropolitan masyarakat urban.
 |
| URBAN SPORTY on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Lalu ada SABIYA by Anggia Handmade. Dari namanya saja, begitu koleksi keluar langsung tertuju pada bordiran bertabur payet yang menjadi vokal utama. Koleksi ini jelas memiliki target wanita dewasa yang elegant dan berani tampil on point dengan bordir dan payetnya.
 |
| SABIYA on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Musik terus berganti seiring pergantian desainer yang keluar menampilkan karya-karyanya. Next giliran mahasiswa-mahasiswa dari ITB menampilkan design mereka dengan judul ANGGRANDISING TACTILE. 8 rancangan dari 8 desainer mahasiswa ITB ini menampilkan koleksi yang elegant bernuansa romantis dengan bahan-bahan loose seperti chiffon, sheer, dan ada juga taffeta yang menambah kesan lux.
 |
| ANGGRANDISING TACTILE on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Setelah penampilan dari para mahasiswa ITB, kembali ditampilkan koleksi rancangan modest fashion oleh Ina Priyono bertajuk MONOCHROMATICA. 8 design ditampilkan dalam nuansa hitam, abu, dan putih. Siluet layering asymetris masih menjadi favorit dengan paduan heels hitam yang chic.
 |
| MONOCHROMATICA on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Berikutnya ada penampilan dari Islamic Fashion Institute (IFI) dengan judul DE BREVITATE VITAE. Design yang feminin sangat cocok untuk wanita dewasa muda dengan tujuan acara-acara formal.
 |
| DE BREVITATE VITAE on #23FashionDistrict. (doc.pribadi) |
Tak terasa ke-9 desainer sudah menampilkan karya-karyanya. Akhirnya tiba juga penampilan desainer yang paling dinanti. Musik seketika berubah, nuansa Jepang bercampur progresive house dimainkan DJ dan nama sang desainer pun disebut, tepuk tangan meriah dengan teriakan semangat menyeruak ke seantero atrium. DANJYOHIYOJI, desainer Ready to Wear Indonesia terkenal dengan desain-desainnya yang kental dengan nuansa Jepang. 1 demi 1 karya rancangan DANJYOHIYOJI ditampilkan, decak kagum tak henti terlihat dari wajah para penonton. Kilatan flash camera seketika memenuhi arena fashion show.
DANJYOHIYOJI on #23FashionDistrict. (doc.pribadi)
DANJYOHIYOJI selalu konsisten dengan koleksi desain yang selalu memasukan unsur Jepang ke dalamnya. Koleksinya kali ini menampilkan warna cerah khas bunga sakura soft pink, merah, putih, dan hitam sebagai pelengkap. Cuttingan layering asymetris pun digunakan oleh DANJYOHIYOJI. Uniknya vocal point dalam show ini adalah topi lebar pinknya yang dikenakan oleh semua model hasil kolaborasi dengan DUSDUKDUK dan sandal bersol tebal dari kayu seperti wedges yang dalam bahasa Jepangnya dikenal dengan sebutan Zori. 12 rancangan khas DANJYOHIYOJI pun selesai ditampilkan, sekaligus menutup rangkaian acara Fashion parade sesi pertama di hari ke-2. Tepuk tangan meriah penonton sebagai bentuk penghargaan untuk para desainer yang telah berhasil menampilkan karya terbaiknya. Wajah-wajah berseru saat keluar dari arena fashion show. Setelah ini akan diadakan kembali fashion show sesi ke-2 menampilkan karya-karya desain khusus modest fashion di jam 7 malam. Dan di keesokan harinya tanggal 9 September 2018 merupakan hari terakhir dari rangkaian acara #23FashionDistrict dengan Indonesia Fashion Chamber.
See you on next Fashion Event Fashion People !!
Comments
Post a Comment